We are coming soon!

40%

We'll notify you when the site is live:

Maintenance Mode is a free coming soon/under construction blogger template from NewBloggerThemes.com. Maintenance Mode blogger template has jQuery countdown timer, progress bar, tabbed view section, email subscription box and twitter follow and share buttons. You can go to Edit HTML replace this with your own words. For more free blogger templates, visit NewBloggerThemes.com.
Copyright © SEMUA DI MARI | Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger
Design by ThemeFuse | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com

Text Widget

Flexible Home Layout

Tabs

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Main menu section

Sub menu section

Blogger news

Follow Us

Random News

Hot in week

Page

Side Ads

Comments

Footer Ads

Connect Us

Recent

Top Ads

Cara Pengolahan Lahan Budidaya Melon Skala Industri

Pengolahan lahan / tanah untuk budidaya melon diolah kembali setiap pergantian tanaman agar menjadi gembur dan bersih dari gulma. Cara mengolah tanah yaitu dengan dibalik agar penambahan oksigen ke tanah berjalan dengan baik dan membuang gulma terdapat di dalam tanah.

Kondisi Tanah Budidaya Melon


Melon dapat tumbuh pada tanah terbuka dengan cara menanam dibuat bedengan atau dengan menggunakan media tanah dalam pot, polybag, atau wadah lainnya. Kondisi tanah ideal untuk budidaya adalah tanah bertektur liat, berpasir, gembur dengan drainase yang baik, dengan pH tanah antara 6,0 sampai 7,0.

Sebelum masuk ke pengolahan lahan yang tidak kalah penting adalah syarat lahan tumbuh buah melon. Apakah cocok dengan daerah setemat. Ini dapat dilihat dari ketinggian atau cuaca masing-masing daerah.

Pengolahan Lahan Tanaman Melon


Dapat menggunakan lahan terbuka atau menggunakan pot. Untuk tanah yang menggunakan pot sama dengan tanah yang digunakan di lahan terbuka, namun diperlukan pengaturan yang pas agar dapat komposisi ideal untuk budidaya melon.

Menurut penelitian para ahli tanaman melon di Indonesia, penggunaan media tanah dicampur dengan humus daun bambu perbandingan 1 : 1 akan lebih meningkatkan pertumbuhan.

Sedangkan media tanah dicampur dengan humus daun bambu serta pupuk kandang perbandingan 1 : 2 akan mempengaruhi kondisi buah melon hingga mencapai diameter buah maksimal.

Pilihan lain untuk campuran tanah untuk budidaya tanaman melon dengan tanah lempung, pasir, humus, serta pupuk kandang perbandingan 1 : 1 : 1 : 1.

Campuran tetap dalam keadaan steril, yaitu lakukan terlebih dahulu pengukusan atau di oven suhu berkisar 100 °C dan waktu pengukusan 30 menit. Sterilisasi campuran dapat juga dilakukan dengan mencampur dengan zat Basamid-G, atau campuran pupuk kandang dengan memberi pupuk organic Super TW plus.

Proses penggemburan tanah sebaiknya  dilakukan pada musim kemarau agar tanah mudah diurai . Alat dapat menggunakan cangkul, dbalik tanah hingga kedalaman ± 30 cm, hingga  tanah bagian bawah dibalik menjadi atas dan begitu sebaliknya.

Setelah tanah dibalik biarkan selama kurang lebih 1 minggu agar kena sinar matahari dan  terangin-anginkan.

Setelah itu dibuat bedengan tempat tanaman, Ukuran untuk bedengan adalah panjang 5-7 m dan lebar antara 30-50 cm atau panjangnya disesuikan. Tinggi gundukan tanah 30-50 cm.

Pada saat tanah telah diolah dapat langsung diberi pupuk dasar, yaitu pupuk organik maupun anorganik yang banyak mengandung unsur makro (NPK).

Proses kimiawi Lahan Budidaya Melon


Apabila lahan pernah digunakan untuk budidaya tanaman sejenis dan terserang penyakit,  maka lahan tersebut tidak jangan digunakan, atau dengan menanam tanaman lain tidak sejenis hingga ± 3-5 tahun. Kalaupun ingin dipakai juga maka harus melalui proses pengolahan tanah secara kimiawi.

Prosesi kimiawi yaitu dengan mengunakan Basamid-G untuk lahan basah dan lembap, kemudian aduk tanah dengan basamid sampai merata kedalaman 20-30 cm. Setelah rata basahi tanah sampai lembap selama 7 hari. Kkemudian tutup permukaan tanah dengan plastic hingga 1 minggu. Setelah itu cangkul tanah kembali sampai rata, dan sirami kembali sampai lembap dengan air bersih.

Setelah bedengan telah siap lanjutkan pemasangan mulsa 3-7 hari sebelum bibit ditanam.  Penutup tanah dapat menggunakan plastic hitam perak (mulsa PHP). Penggunaan mulsa bertujuan agar kelembapan dan suhu tanah tetap stabil.
Lahan Melon


Demikian Pengolahan lahan budidaya melon, untuk ringkasan keseluruhan dapat dilihat di budidaya melon.

Related

Budidaya Melon 1507426807994512487